Rabu, 21 Desember 2016
Bubble Tea
Tuesday
March 03, 2015.
11.11 AM 😓
"Im here, alone"
How pitty he is? But I've a presentation in the next class at 01.00 PM
12.13 PM 😫
어떻게? Should I skip my class?
Okay...
"Jimmy I pass the class!"
01.01 PM 😥
Where is he?
02.13 PM 😢
Where is he? His phone is nonactive. He didn't get lost right?
What should I do? ㅠ.ㅠ
02.34 PM 😭
"He lost, I'm afraid, 어떻게?"
03.02 PM 😤
Is that him? He said he was alone but he already with one, two, three, four, friends? What the hell!
03.45 PM 😒
"The tallest one is my ex-girlfriend"
Heol~
04.00 PM 😊
"Do you want a bubble tea?"
"okay"
04.57 PM 😣
I don't know... It isn't funny if he become my next bf later, but I feel it haha
05.12 PM 😆
"This is fee for your time and this bubble tea"
"No! not, it's free for you"
"Are you sure? So I'll pay you next day, thank you!"
"Okay, see you, have a save flight~"
And the story begin... 💃🏻
My Inspiring Friends - Jilid Satu - Meet, Nila Wijayanti
“Not everyone born
with a silver spoon in mouth”
Mengutip salah satu pepatah bahasa inggris terkenal yang kalau diartikan kurang lebih bermakna; Tidak semua orang dilahirkan sebagai anak dari orang kaya.
Tidak semua, termasuk aku, iya kan aku? iya.
Jadi, aku tuh sering banget mikir "gimana ya rasanya jadi anak orang kaya? Bisa beli iphone 9, punya tas Hermes kayak princess Syahrini, senin liburan ke Tokyo, rabu udah di Amsterdam, dll, dll, dll..."
Kalian pernah juga ga? pasti iya, ngaku deh!
Meskipun orang tua sendiri tidak pernah lalai untuk mengingatkan
"Nak, jadi orang itu jangan selalu mandang keatas, tetapi lihat juga ke bawah, masih banyak orang yang lebih tidak beruntung daripada kita"
dan jawaban andalanku adalah "enggeh buk"
Dan kalau boleh jujur, nasihat-nasihat seperti ini sering kali masuk telinga kanan keluar lewat hidung(?) nah loh
mungkin karna hal tersebut, Allah selalu menempatkan orang-orang di dekatku, orang-orang yang bisa jadi reminder buat aku. Salah satunya temanku ini, namanya Nila Wijayanti, lahirnya di Mojokerto. Kalau mau minta nomor hp add sendiri Facebook-nya, sudah punya pacar. hehe
Kalian masih ingat gak pas SMP habis pulang sekolah kalian biasanya ngapain?
main? les? pacaran?
Kalau Nila waktu SMP pulang kuliah sih kerja.
Kalian pas SMA uang spp sama uang jajan minta siapa? orang tua? sama aku juga.
Kalau Nila waktu SMA sih uang spp sama uang jajan nyari sendiri. Meskipun sempat pacaran juga sih, mantannya yang bikin gamon namanya Reza, katanya sih ganteng.
Dan sampai dibangku kuliah sekarang pun Nila masih sibuk mengumpulkan pundi-pundi rupiahnya.
Please support #NilaKaya2k20 💸
Nila ini, kalau orang yang gatau dia pasti bakal ga suka dan mandang dia buruk.
Emang lakonannya sedikit kasar trus omongannya pedes kalau orang sensitif kena omongan pedesnya dia pasti bakal langsung sakit hati.
Trus ingat ya Nila, isi kepala setiap orang itu berbeda-beda, ga semua orang itu bisa sepemikiran dengan pemikiranmu.
Tapi dibalik itu semua, Nila ini anak yang baik. Kalau disebutin baiknya Nila apa aja, banyak. Tapi satu sifat Nila yang bikin aku kagum sama dia. Nila itu anaknya selalu mengedapankan kepentingan orang lain daripada dirinya sendiri, apalagi orang kesayangan dia.
Ada satu kejadian yang mungkin ga bakal bisa aku lupain tentang Nila;
Sekitar beberapa tahun lalu tepatnya waktu liburan semester 2 sekitar bulan Januari 2014. Aku, Nila, Rullia, dan Ikke, kami ber-4 kami les di Pare.
Waktu itu uang saku kami emang pas-pasan, dan kami sering banget ngirit sampai dalam hal makan.
Then, suatu hari, Nila disuruh main ke rumah kerabatnya, pulang dari sana Nila bawa nasi kotak. Seneng dooonngg kita disaat kelaparan dibawain nasi kotak.
Nila sih bilangnya
"ini rek nasi makanen, aku udah makan tadi disana"
Singkat cerita beberapa saat kemudian waktu iseng-iseng buka hpnya Nila, aku nemuin sms yang isinya
"Nila nanti kamu kesini ya tapi sendiri aja ga usah bawa temen, soalnya ini ada sisa nasi kotak cuma satu"
Like... Kalian pernah ga sih punya temen kayak gitu? yang rela dia kelaperan biar temen-temennya bisa makan? 😭
Aku sendiri sering cerita soal dia ke ibuku, trus palingan dijawab sama ibu
"nah wes ngerti kan koncone koyok ngono? sampean kok sek akas lek njaluk duek" hehe
Aku doain besok kamu bisa jadi orang yang sukses Nila, kalau udah sukses jangan lupa sama temenmu ini ya!
Senang bertemu denganmu Nila.
XOXO 😘
Mengutip salah satu pepatah bahasa inggris terkenal yang kalau diartikan kurang lebih bermakna; Tidak semua orang dilahirkan sebagai anak dari orang kaya.
Tidak semua, termasuk aku, iya kan aku? iya.
Jadi, aku tuh sering banget mikir "gimana ya rasanya jadi anak orang kaya? Bisa beli iphone 9, punya tas Hermes kayak princess Syahrini, senin liburan ke Tokyo, rabu udah di Amsterdam, dll, dll, dll..."
Kalian pernah juga ga? pasti iya, ngaku deh!
Meskipun orang tua sendiri tidak pernah lalai untuk mengingatkan
"Nak, jadi orang itu jangan selalu mandang keatas, tetapi lihat juga ke bawah, masih banyak orang yang lebih tidak beruntung daripada kita"
dan jawaban andalanku adalah "enggeh buk"
Dan kalau boleh jujur, nasihat-nasihat seperti ini sering kali masuk telinga kanan keluar lewat hidung(?) nah loh
mungkin karna hal tersebut, Allah selalu menempatkan orang-orang di dekatku, orang-orang yang bisa jadi reminder buat aku. Salah satunya temanku ini, namanya Nila Wijayanti, lahirnya di Mojokerto. Kalau mau minta nomor hp add sendiri Facebook-nya, sudah punya pacar. hehe
Kalian masih ingat gak pas SMP habis pulang sekolah kalian biasanya ngapain?
main? les? pacaran?
Kalau Nila waktu SMP pulang kuliah sih kerja.
Kalian pas SMA uang spp sama uang jajan minta siapa? orang tua? sama aku juga.
Kalau Nila waktu SMA sih uang spp sama uang jajan nyari sendiri. Meskipun sempat pacaran juga sih, mantannya yang bikin gamon namanya Reza, katanya sih ganteng.
Dan sampai dibangku kuliah sekarang pun Nila masih sibuk mengumpulkan pundi-pundi rupiahnya.
Please support #NilaKaya2k20 💸
Nila ini, kalau orang yang gatau dia pasti bakal ga suka dan mandang dia buruk.
Emang lakonannya sedikit kasar trus omongannya pedes kalau orang sensitif kena omongan pedesnya dia pasti bakal langsung sakit hati.
Trus ingat ya Nila, isi kepala setiap orang itu berbeda-beda, ga semua orang itu bisa sepemikiran dengan pemikiranmu.
Tapi dibalik itu semua, Nila ini anak yang baik. Kalau disebutin baiknya Nila apa aja, banyak. Tapi satu sifat Nila yang bikin aku kagum sama dia. Nila itu anaknya selalu mengedapankan kepentingan orang lain daripada dirinya sendiri, apalagi orang kesayangan dia.
Ada satu kejadian yang mungkin ga bakal bisa aku lupain tentang Nila;
Sekitar beberapa tahun lalu tepatnya waktu liburan semester 2 sekitar bulan Januari 2014. Aku, Nila, Rullia, dan Ikke, kami ber-4 kami les di Pare.
Waktu itu uang saku kami emang pas-pasan, dan kami sering banget ngirit sampai dalam hal makan.
Then, suatu hari, Nila disuruh main ke rumah kerabatnya, pulang dari sana Nila bawa nasi kotak. Seneng dooonngg kita disaat kelaparan dibawain nasi kotak.
Nila sih bilangnya
"ini rek nasi makanen, aku udah makan tadi disana"
Singkat cerita beberapa saat kemudian waktu iseng-iseng buka hpnya Nila, aku nemuin sms yang isinya
"Nila nanti kamu kesini ya tapi sendiri aja ga usah bawa temen, soalnya ini ada sisa nasi kotak cuma satu"
Like... Kalian pernah ga sih punya temen kayak gitu? yang rela dia kelaperan biar temen-temennya bisa makan? 😭
Aku sendiri sering cerita soal dia ke ibuku, trus palingan dijawab sama ibu
"nah wes ngerti kan koncone koyok ngono? sampean kok sek akas lek njaluk duek" hehe
Aku doain besok kamu bisa jadi orang yang sukses Nila, kalau udah sukses jangan lupa sama temenmu ini ya!
Senang bertemu denganmu Nila.
XOXO 😘
Aim
I'm the kind of person who isn't easily express my feeling with directly speak.
One day I told my friend, Tari, about this one.
Then she said;
"ya percuma aja toh kamu perhatian atau sayang atau apapun itu tapi ga ada yang tau"
I used to think it isn't important, it doesn't matter if they don't know about this. But lately I like to feel that these people should know what I feel toward them all this time.
So, I deliver my feeling through this writings, I dedicate this blog to all my beloved.
With love,
Lyna 💞
Selasa, 01 November 2016
First Post
hallo!
For my very first post on my blog. today is Wednesday on November 2nd, 2016.
Jadi, dari kecil aku udah didoktrin dengan kata-kata "memulai sesuatu paling baik kalau ga hari rabu ya ahad", udah lupa sih siapa yang bilang tapi nyatanya kata-kata tersebut masih terpatri dalam pikiranku sampai aku segede ini hehe
dan ternyata... setelah aku browsing ada haditsnya juga
Guru kita Syaikhul Islam Burhanuddin memulai belajar tepat pada hari Rabu. Dalam hal ini beliau telah meriwayatkan sebuah hadist sebagai landasannya, dan ujarnya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tiada lain segala sesuatu yang dimulai pada hari rabu, kecuali akan menjadi sempurna”. Dan seperti ini pula yang dikerjakan Abu Hanifah. Mengenai hadist diatas, beliau juga diriwayatkan dari guru beliau Syaikhul Imam Qawamuddin Ahmad ibnu Abdur Rasyid. Ungkap beliau: “Saya mendengar dari orang kepercayaanku, bahwa Syaikh Abu Yusuf Al Hamdani juga menepatkan semua perbuatan bagus pada hari Rabu”. Demikianlah, karena pada hari Rabu, Allah menciptakan cahaya, dan hari itu pula merupakan hari sial bagi orang kafir yang berarti bagi orang mukmin adalah hari yang penuh berkah. Hal senada dikemukakan oleh Imam Abdurrhaman Al Sakhawi didalam Kitabnya Al Maqashid Al Chasanah. Aku copas disini
But, I did not deliberately start to writing this blog on Wednesday. So ini semua hanya kebetulan; kebetulan kuliah libur, kebetulan lagi males main keluar, kebetulan kepikiran buat ngeblog, kebetulan kuota internet masih banyak, kebetulan lagi kesepian, eh.
Belum kepikiran sih soal konten dari blog aku, tapi pastinya bakal berisi sampah-sampah kurang penting dalam kehidupan aku. mungkin bakal kurang bermanfaat, tapi paling engga ga bakal merusak seperti aw.. awuah(?) haha
Jadi dipostingan pertamaku aku bakal kasih 2 pengumuman;
Yang pertama, I'm getting married soon!! yeay! *tabur confetti*
HAHAHA
X: seneng ga sih?
Y: ya senenglah mana ada orang yang ga bakal seneng kalo mau nikah boy
X: itu Siti Nurbaya
Y: oh iya sih
okay abaikan humming dikepala saya pemirsah. jadi iya aku bakal nikah, kapan? belum tau pastinya belum nemu tanggal yang cocok. tau sendirikan tradisi orang jawa yang harus ngitung tanggal, hari, pake weton gitu-gitu. ya pokoknya semoga segera ketemu tanggalnya, karna jujur aja, orang mau nikah ternyata capek batin dan fisik itu bukan bualan aja. get ready ya buat kalian semua yang bakal mau nikah, cheers!
Yang kedua, aku berasa udah males kuliah banget teman-teman gimana iniiii please give some advance or motivation or wathefaaa?! ada ga sih yang kek aku? katanya sih ini semacam sindrom semester tua(?) dunno, mungkin juga karna pikiran sedikit banyak tersita buat persiapan nikah. tapi bukan nikahnya itu loh ya yang buat males. kuliah tinggal beberapa matkul tapi udah ga ada greget sama sekali, mau baca novel buat skripsi males, mau buka proposal ogah-ogahan T^T
okay sekian dulu dari postingan pertama aku, mu otak-atik ini blog lagi hehe
wassalam
Ps; lagi suka dengerin lagunya BLΛƆK PIИK - Playing with Fire
bonus pict bias, Jennie - Lisa
Langganan:
Postingan (Atom)


