Banyak anak di luar sana yang memiliki banyak kenangan
manis bersama neneknya. Tapi tidak denganku. Satu-satunya kenangan manis yang
terkadang masih aku rindukan sampai sekarang adalah ketika nenek mengajakku angon kambing ke sawah.
Aku tau, anak zaman sekarang tidak akan merasakan
bagaimana menyenangkannya menggembala kambing di sawah.
I do not know, was there the sweet memories really not exist,
or the sweet memories had been covered with a lot of bitter memories.
Aku hidup dengan nenekku semenjak umurku 7 tahun. Aku kecil,
hidup dengan menyimpan begitu banyak iri terhadap paman kecilku. Paman kecilku
lebih muda 3 tahun dariku, 1 tahun lebih muda dari adikku.
Aku kecil tumbuh menjadi anak pintar, aku tidak begitu
ingat, tapi mungkin aku kecil juga tumbuh menjadi anak yang nakal.
Aku kecil adalah kebanggaan nenekku. Aku ingat wajah
bahagia nenekku setiap akhir semester pengambilan buku raport. Karena itu
artinya nenek akan naik podium untuk mengambil hadiahku. Ya, aku kecil selalu
juara kelas, kebanggaan nenekku.
Aku kecil tumbuh menjadi remaja. Aku tidak tahu, aku
di awal remaja, apakah kepintaran aku kecil mulai terkikis, atau memang
teman-temanku yang tumbuh menjadi lebih pintar dariku. Satu hal yang pasti, di
awal remajaku, untuk pertama kalinya nenekku tidak naik podium saat mengambil
buku raportku. Aku di awal remaja, mendapat ranking 4.
Apakah nenekku marah? Tentu saja, nenekku melempar
buku raportku tepat di mukaku. Satu setengah tahun kemudian nenekku meninggal,
tanpa pernah naik ke podium lagi, karena nenekku sakit.
Kalau aku pikir-pikir lagi, aku bersyukur nenekku
telah meninggal begitu lama. Andai saja nenekku hidup melihat aku tumbuh dewasa
dan menyaksikan betapa kurang ajarnya aku dewasa ini, aku tidak tau apa yang
akan dilempar nenekku ke mukaku.
Ps: if you ask me if I still hate my little uncle? The
answer is no. Since my granny was dead, my little uncle grew up
become a good man, too good. Mungkin perbandingannya 1:1.000.000. I dare you,
dimana lagi ada cowok 19 tahun rajin olahraga, rajin ke masjid, tidak merokok,
tidak macam-macam dan jam 8 malam sudah tidur dirumah?
If you ask me again, apakah my little uncle ini jelek
dan kuper? Wow, come to me dude and look him straight by your own eyes.